Dalam
perjalanan hidup manusia, tidak akan terlepas dari yang namanya sebuah pilihan.
Bahkan dalam hal yang sederhana sekalipun, seperti baju yang akan kita kenakan
dalam keseharian kita, akan diperhadapkan dengan sebuah proses memilih.
Mungkin, hanya proses kelahiran dan kematian, yang tidak melibatkan proses
untuk memilih, karena itu sudah teratur dan pasti akan terjadi, sesuai dengan
kehendak sang empunya hidup.
Proses dan cara kita untuk
menentukan sebuah pilihan, dengan alami akan terbentuk dan terasah oleh waktu.
Tiap kisah yang tertulis dalam lembar hidup manusia, akan selalu diwarnai
dengan adegan merencanakan dan memilih, dan adegan itulah yang akan membentuk
karakter para manusia, baik itu kedewasaan, kebijaksanaan dan juga kedalaman
kita untuk berpikir dan bersikap untuk dua hal itu.
Begitu juga denganku, banyaklah
rancangan dan rencana dalam hidupku yang ingin aku jalani. Baik itu rencana
jangka singkat hingga rencana jangka panjang, namun karakteristik dari rencana
adalah tidak kekal dan tidaklah mutlak, maka fleksibilitas bahkan rentannya
menuju kata gagal, haruslah aku tetap hadapi. Mau tidak mau, aku harus memilih
rencana apa yang harus aku pertahankan dan mana yang harus aku lupakan, bahkan
rencana untuk impianku sendiri dan juga untuk segala pandangan kesuksesanku.
Awalnya aku tetap berpegang kepada
idealisme dan keyakinanku sendiri, bahwa aku harus berjalan sesuai rencana yang
sudah aku perhitungkan dan aku susun. Namun, hal itu semakin lama, semakin
terkikis dan pandanganku semakin tergoyahkan dengan realita yang aku alami
sekarang. Tidak terima, pasti. Kecewa, iya. Bingung dan merasa putus asa,
terkadang menghantuiku. Realita atau idealismeku akan sebuah mimpi dan passion,
mana yang harus aku pilih?
Berkaca dari hati kecil, aku ingin
terus mengikuti idealismeku. Namun, realita dan banyak hal yang aku terima dari
sekitar, cukup mempengaruhiku untuk hidup berkaca dari realita. Awalnya mungkin
biasa dan everything will be fine,
tapi…fine never mean with good and happy from your inside to outside. The right
thing is everything will be great and enjoyable. Aku tahu secara teori,
hidup seusiaku masihlah panjang, namun aku selalu percaya dengan satu kalimat,
hiduplah seakan besok tidak ada. So, use
your time with wisely and fill it with your right thing.
Aku selalu percaya, hidup kita telah
dirancang dengan impian, harapan, talenta, passion, dan juga dengan kelengkapan
untuk meraih semuanya itu. Aku juga yakin, hidup kita dirancang hanya sekali,
dengan tujuan kita semua diharapkan untuk bisa mengisi hidup tanpa ada
penyesalan dan sebuah tanda tanya diakhir hidup manusia, tenntang bagaimana
kualitas hidup kita sebelum terbaring kaku.
So, bagaimana kita menjalani hidup
tanpa sesal. Carilah, bermimpilah, wujudkanlah dan bersyukurlah. Hidup dalam sebuah
realita, tanpa kita sadari, tiap hari manusia selalu hidup dengan dikelilingi
oleh realita kehidupan. Dan aku percaya, titik itulah yang membuat adanya
passion, bagaimana talenta kita bisa menjawab kebutuhan manusia. Ketika talenta
kita bisa menjawab itu, maka itulah sukses, dan itu dimulai dari diri kita
sendiri.
Mungkin, ketika kita memilih hidup
untuk mengerjakan passion kita, banyak orang yang akan mengatakan kita aneh,
gila dan mungkin justru buang-buang waktu karena tidak menghasilkan banyak uang.
Jalani dan lakukan terus, karena aku percaya passion tidak akan pernah salah
dan akan selalu menang, sebab kita telah memilih jalan yang benar.
Berhenti sejenak dan untuk
beristirahat, mungkin tidak masalah, tapi jangan lupakan passion kita. Teruslah
berjuang, meski sulit dan bahkan kabur ataupun gelap. Ketika itu gagal,
bersyukurlah karena perjalanan menuju passion, sesungguhnya baru saja dimulai.
Tidak ada kemenangan tanpa
kegagalan. Berbahagialah sempat gagal, kegagalan akan menghasilkan pemenang
yang berkarakter, karena menghargai sebuah proses, yang membuat dia menjadi
pribadi yang kuat dan berkualitas bahkan menginspirasi banyak orang.
Percayalah, passion kita jauh lebih
berharga dibandingkan materi yang lainnya. Karena passionlah, yang membuat kita
ada dan lahir di dunia ini.
So, which one that you will choose?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar